VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Cara Mudah Editing File WordPress

Artikel ini akan menjelaskan cara mudah melakukan editing file wordpress tanpa harus masuk ke file manager di cPanel atau tanpa Anda harus masuk ke akun hosting Anda. Untuk sementara ada 2 cara yang akan saya jelaskan disini dan saya anggap ini cara alternatif editing file wordpress dengan mudah dan cepat. Tentunya masing-masing cara memiliki kekurangan dan kelebihannya yang akan saya jelaskan juga nanti.

Salah satu cara yang akan saya jelaskan nanti tidak hanya berlaku untuk editing file wordpress tapi lebih luas lagi bisa digunakan untuk mengedit file apapun selama Anda menyimpan file tersebut di server dan didukung fitur FTP dari pihak hostingnya. Untuk share hosting yang sebagian besar menggunakan layanan cPanel sudah pasti ada fitur tersebut.

Dulu kalau saya ingin mengedit baik itu menambahkan, menghapus ataupun merubah script di file wordpress maka harus masuk dulu ke cPanel dan mengakses “File Manager”. Cara tersebut memang sangat mudah dan simpel namun jika ada cara yang lebih mudah dan cepat kenapa tidak kita coba?

Salah satu sistem yang sudah tidak asing lagi digunakan untuk keperluan tukar-menukar file antara server dan client adalah FTP (File Transfer Protocol) dan saya yakin sebagian besar pembaca sudah tahu dan banyak yang menggunakannya. Beberapa software FTP yang sering digunakan adalah FileZilla, Free FTP, WinSCP, FireFTP dll.

Saya adalah anak baru di dunia blogging dan belum banyak tahu termasuk perihal server, hosting dan sistem yang bekerja di balik itu semua. Tapi sepertinya sistem FTP ini memang digunakan sebelum adanya layanan seperti cPanel yang lebih user friendly dan mudah digunakan. Mungkin dulu orang kalau mau mengedit file situs nya di server yaa lewat FTP ini, jadi untuk yang menggunakan VPS dan Dedicated hosting sudah pasti bisa menerapkan cara pertama yang akan saya jelaskan nanti yang basic nya menggunakan protocol FTP.

Pada dasarnya FTP ini bisa digunakan untuk editing file situs kita baik itu yang berbasis wordpress ataupun bukan namun ada beberapa tahap yang harus dilakukan mulai dari mendownload file nya terlebih dahulu dari server ke komputer kita, lalu kita edit setelah itu upload kembali ke server. Ini bukan cara yang akan saya jelaskan nanti karena justru cara ini lebih ribet dan tidak lebih sederhana dari metode editing lewat cPanel karena kita perlu melewati 3 tahap yaitu download, edit dan upload/transfer.

1. Editing Menggunakan Notepad++

Saya yakin sudah banyak yang menggunakan Notepad++ untuk keperluan editing file html, php, css, javascript atau bahasa pemrograman lainnya. Namun yang akan kita lakukan adalah lebih dari fungsi dasar Notepad++ untuk mengedit file. Kita akan menghubungkan langsung Notepad++ ini dengan server dan langsung editing file di tempat dalam arti Anda tidak memerlukan software lainnya, yang Anda perlukan hanya Notepad++ dan koneksi internet!

Ketika hal ini dilakukan yaitu menghubungkan Notepad++ di komputer kita dengan server melalui jaringan FTP maka Anda bisa melakukan apapun dan mengontrol secara penuh file yang ada di server tanpa harus masuk ke akun hosting Anda dan tanpa harus menyentuh cPanel. Kelebihan dari cara ini adalah :

  • Anda bisa mengedit termasuk menghapus, menambahkan, merubah file dan script/kode di dalamnya.
  • Anda juga bisa download/upload file dari server ke komputer Anda ataupun sebaliknya dan ini adalah fungsi dasar dari software FTP lainnya namun kali ini Anda hanya menggunakan Notepad++.
  • Ukuran software yang sangat ringan seperti halnya Notepad bawaan dari windows.

Langkah-Langkah

  1. Silahkan download terlebih dahulu Notepad++, itu merupakan software gartis yang mudah didapatkan.
  2. Silahkan buka cPanel untuk mengetahui data FTP accounts kita, masuk cPanel > FTP Accounts. Lihat gambar berikut.
  3. Lalu klik “Configure FTP Client” dan catat data-data yang diperlukan meliputi username, hostname (FTP server), port dan password yang digunakan adalah password cPanel Anda.
  4. Jika sudah, buka Notepad++ dan lihat di bilah sebelah kanan klik icon roda bergerigi. Pilih “Profile Settings”.
  5. Klik “Add New” di sebelah kiri bawah dan beri nama. Isi semua data tersebut dengan data yang sudah Anda catat tadi dari “FTP Accounts” di Cpanel meliputi username dll.
    Kolom paling bawah yaitu “Initial remote directory” adalah bagian folder di server yang akan Anda akses, misalnya saya isikan “/public_html/” maka ketika saya mengakses file server melalui Notepad++ ini akan langsung mengarah ke folder tersebut. Jika Anda sering melakukan editing di file themes misalnya maka bisa saja Anda merubahnya menjadi “/public_html/wp-content/themes/”, ini dilakukan untuk mempersingkat waktu sehingga Anda akan langsung tertuju ke file yang Anda inginkan ketika menghubungkan Notepad++ dengan server. Jika sudah Anda isi maka tekan “close” dan semua konfigurasi tadi otomatis akan tersimpan.
  6. Cara menggunakannnya sangatlah mudah, tekan icon berwarna biru untuk mulai mengkoneksikan Notepad++ dengan server. Misalnya saya disini pilih “Themes” yang sudah saya setting sebelumnya untuk masuk langsung ke file themes di server.
  7. Setelah itu klik 2x pada file yang ingin Anda edit atau ubah, dengan mengklik 2x maka otomatis file tersebut akan di download ke komputer kita dan langsung ditampilkan di bilah sebelah kiri yaitu di bagian editor nya. Misalnya disini saya mau edit file “functions.php”.

    Silahkan lakukan editing seperti biasanya, jika Anda salah memasukkan kode atau ada script yang tidak sengaja terhapus tinggal CTRL+Z aja. Jika sudah silahkan tekan CTRL+S dan otomatis file tersebut akan disimpan dan otomatis akan di upload ke server. Selesai!

Cara kerja editing file menggunakan Notepad++ yang terintegrasi dengan server ini sebetulnya hampir mirip dengan software FTP yaitu melalui 3 tahap yaitu, download, edit dan upload. Namun Notepad++ ini bisa dikatakan versi lengkapnya dan lebih simpel, Anda bisa melakukan semuanya di tempat pada saat itu juga tanpa perlu software tambahan, sedangkan software FTP mampu mengedit file menggunakan notepad bawaan dan cukup sulit bagi saya mengedit file php misalnya menggunakan notepad bawaan/standar. Ketika Anda mengklik 2x file tersebut maka secara otomatis Notepad++ akan mendownloadnya untuk Anda dan ketika Anda menekan CTRL+S maka secara otomatis file hasil editan Anda tadi akan diupload ke server!

Ini juga merupakan cara aman yang bisa Anda lakukan selain editing file langsung di dashboard wordpress. Kita bisa mengedit file tema di dashboard wordpress TAPI ketika kita salah memasukkan kode maka besar kemungkinan saat itu juga situs Anda akan crash dan tidak bisa dibuka. Ujung-ujungnya Anda harus mengeditnya kembali melalui cPanel. Dengan menggunakan cara ini maka jika situs Anda crash yang perlu Anda lakukan hanyalah menekan CTRL+Z untuk mengembalikan konfigurasi kode sebelumnya dan tekan CTRL+S, selesai! situs Anda kembali seperti semula hanya dalam beberapa detik!

Cara ini juga akan mengurangi rasa ketakutan Anda ketika ingin mengedit file. Blogger pemula seperti saya yang masih buta sama koding tentu akan sangat berhati-hati ketika mengedit kode karena saya pun sering mengalami hal seperti itu yaitu salah memasukkan kode atau bahkan ketika ada kode yang kurang tanda kurung tutup saja “}” bisa menyebabkan situs kita crash dan itu pernah saya alami. Dengan begitu, kita akan banyak belajar karena kata orang-orang kita tidak akan pernah bisa tanpa mencoba dan harus melalui trial and error dulu sebelum akhirnya berhasil jadi jangan takut untuk mencoba :D.

Tapiiii… alngkah baiknya Anda membuat “replika” situs Anda di localhost komputer Anda sehingga ketika Anda ingin merubah atau menambahkan kode bisa Anda coba dulu di localhost secara offline dan itu lebih aman :D. Setidaknya itulah yang saya lakukan selama ini, bahkan untuk menguji plugin baru selalu saya coba terlebih dahulu di localhost dan selalu aktifkan mode debug. WordPress selalu memperbarui dirinya sehingga tidak selamanya plugin dan kode itu berfungsi dengan baik, dengan mengaktifkan mode debug maka kesalahan kode ataupun plugin yang tidak kompatibel dengan versi wordpress kita akan ditampilkan berupa informasi di layar dan segera mungkin bisa kita perbaiki karena kita tahu letak kesalahannya dimana.

Berbeda halnya dengan di localhost, situs Anda versi real yang mengudara (online) sebaiknya tidak mengaktifkan mode debug karena setiap kesalahan kode nantinya akan ditampilkan dilayar, bukan hanya kita sebagai admin yang bisa melihatnya tapi pengunjung situs juga bisa melihatnya, kan gak lucu misalnya di atas header situs kita ada tulisan
Warning: An unexpected error occurred. Something may be wrong bla bla bla…”

2. Editing Menggunakan Plugin “Wp-Editor”

Ini bermula ketika ada satu blog saya yang ikut ke dedicated server kaka saya, saya tidak diberi ijin untuk mengakses server karena alasan keamanan, buset…! Sama adeknya aja gak percaya! Otomatis saya bingung gimana caranya saya mengedit file kalau begitu, yang bisa dilakukan melalui dashboard wordpress hanya editing file tema saja termasuk css dan functions.php yang memang paling sering di edit. Tapi disamping itu saya juga sering merubah kode plugin dan itu tidak bisa dilakukan melalui dashboard.

Akhirnya saya nemu plugin “Wp-editor” yang memiliki kemampuan mengedit file tema dan plugins melalui dashboard, link nya klik disini. Dengan menggunakan plugin tersebut juga kita bisa mendownload atau upload file dari dan ke server langsung melalui dashboard! Tapi ya itu kekurangannya ketika kita salah memasukkan kode maka besar kemungkinan situs kita langsung crash dan harus lewat backend untuk memperbaikinya.

Untuk cara penggunaannya silahkan lihat saja di halaman pluginnya langsung yaaa karena artikel ini sudah terlalu kepanjangan nanti di marahin sama mba Juragan 😀 . Semoga artikel ini bermanfaat untuk teman-teman semua.

Jangan lupa simak juga Tips Mengelola Password.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *