VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Cara Jitu Menghadapi Dosen Pembimbing Pada Saat Tugas Akhir

Bagi para mahasiswa semester akhir jangan galau ya meskipun baca ini. Kamu semua pastinya tahu isi artikel ini tapi jangan hanya baca judul diatas. Tapi dalamnya harus dibaca juga. Apa yang akan dibahas di artikel berikut ini.

Ya benar sekali saudara saatnya menyelesaikan tugas akhir. Juragancipir akan sedikit membantu kalian yang lagi sibuk dan memang harus berhadapan dengan beliau-beliau guru kalian yang tidak adalah dosen pembimbing. Jangan gemetar kawan, tenang aja ketemu dosennya lo baru besok. (Bercanda…). Simak juga Apa Salahnya Kuliah Sambil Bekerja Cari Penghasilan.

dosen-dan-mahasiswa

Mengerjakan skripsi/tesis menjadi sebuah pekerjaan yang menguji kesabaran sekaligus mental kita. Karena ini menjadi syarat lulus tidaknya kita juga. Namun pasti ada bedanya lah dengan Ujian Nasional. Ini hanya sebatas ujian program studi saja. Jadi jika kalian ingin bertemu dosen pembimbing apa saja yang harus dipersiapkan nantinya.

Tipsnya sebagai berikut, simak ya:

1. Bersikap Sopan

Selain persiapan draf atau berkas skripsi, kalian harus mempersiapkan sikap. Jadi kalian harus bisa membedakan mana yang teman dan pembimbing (dosen). Jika kalian menganggap dosen pembimbing teman ya gawat kamu, karena level kita tidak setara (beda maqom hihihi). Lebih tepatnya adalah dijadikan guru kita tentunya dan ya orang tua kita dikampus.

Jika dosen terlihat sibuk dan tidak memperhatikan kalian maka dekati dan berkatalah dengann halus dan sopan. Katakan bahwa anda akan meminta bantuannya untuk meluangkan waktu bimbingan akademik khusus tugas akhir. Maka hati guru akan menerima permintaan tersebut. Namun sebaliknya jika tidak dengan kata-kata sopan pastinya dan dijamin kalain akan diusir dan lainnya. (Hanya perumpamaan).

2. Memiliki mental yang Tebal

Emang butuh sebuah mental baja. Wah sangat butuh sekali kawan kayak mau perang gitu. Jika kalian memiliki mental yang kuat maka bimbingan akan berjalan lancar. Namun jika sebaliknya maka anda melihat dosennya aja dan belum menegur maka spirit pada diri kalian akan berkurang secara drastis nyali akan ngacir. Jadi anggap aja dosen pembimbing sebagai orang tua kita yang bisa mengayomi dan memahami apa yang enjadi keinginan anaknya yang terbaik.

3. Harus bisa memilih momentun saat meinta ujian/sedang bimbingan

Temuilah dosen kalian pada waktu yang tepat. Sebelum bertemu janjian lah terlebih dahulu, bisa melalui lisan atau hari sebelumnya menemuinya. Jangan lupa pastikan juga waktu dan tempatnya. Jadi kalian tidak akan kesulitan keesokan harinya.

4. Menghubungi dosen pada saat yang tepat

Banyak sekali cerita mahasiswa yang suli menghubungi dosennya. Namun sebenarnya permasalahan tersebut belum sekali mengakar dan hanya masalah teknis. Hubungilah dosen dengan waktu yang tepat misalanya kamu menghubungi malam hari pastinya pagi hari kebuka. Namun apakah sudah bisa kekonfersi ke uang. Biasanya ada tipikal dosen yang tidak suka menelpn saat atau didalam mejelis ilmu. Jangan sampai salah kirim.

5. Banyak Bertanya

Jika kalian memang menemukan kesulitan dalam megerjakan tugas akhir maka bertanyalah jika ada sesuatu yang tidak diketahui.

6. Sabar dalam menjalani aktivitasnya

Pada saat menjalani proses aktivitas bimbingan kalain harus sabar sembari mengerjakan dengan baik. Memang segala dan upaya kita harus dijalani dengan sabar. Ibarat dosen tersebut adalah oranga tua kita. Jadi tidak ada orang tua yang akan mempersulit atau menyusahkan anaknya. Ya.. kan. Jika ada mungkin ada persepsi kita yang membuat hal negatif sehingga mempengaruhi persepsi kita terhadapnya yang aneh-aneh.

Bailah sekian dulu artikel dari juragancipir. Semoga bermanfaat dan sehat selalu bagi para pembaca yang budiman. Sekian dan Terima Kasih. Jangan lupa simak juga Perlukah Kita Mencintai Pekerjaan Kita Saat ini? (By Pak Top)

6 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *