VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Cabai Rawit Mampu Atasi Diabetes di Masa Yang Akan Datang, Benarkah?

Cabai rawit memang menjadi salah satu makanan yang sangat digemari bagi kalangan pecinta dan pemburu rasa pedas.

Di era modern ini, cabai sudah diolah sedemikian rupa untuk bisa dinikmati rasanya dengan rasa pedas yang setingg-tingginya, mulai dari sambal, hingga bubuk cabai. Simak juga Walau Pedas, Cabai Rawit Ternyata Menyimpan Beragam Manfaat Penting!

makan-cabe-rawit

Kabar menariknya, datang dari penelitian yang telah dilakukan oleh University of Tasmania’s School of Human Life Sciences, di mana mereka mendapati, jika cabai, ternyata bisa mencegah serta mengobati berbagai macam penyakit berbahaya, seperti contohnya diabetes hingga penyakit jantung di masa yang akan datang.

Cabai ini sendiri terdiri atas 2 (dua) bahan aktif, yang dinamakan dengan capsaicin dan juga dihydrocapsaicin, yang disebut-sebut, bisa menurunkan kadar glukosa darah yang ada pada tubuh, dan mengurangi pembentukan adanya lemak yang terdapat pada dinding arteri.

Selain itu juga bisa mencegah adanya pembekuan darah hingga mencegah beberapa efek samping yang buruk akibat dari pemakaian obat-obat tradisional.

Di dalam penelitian ini, telah menemukan adanya indikasi jika ternyata, capsaicinoid itu sendiri mampu untuk mengurangi kadar jumlah kolesterol yang jahat, serta tidak mempengaruhi kadar jumlah kolesterol yang baik.

Selain itu, capsaicin ini sendiri juga bisa mengaktifkan sirkulasi tubuh dan juga menghambat suatu reseptor saraf di mana bisa mengakibatkan pembengkakan serta terjadinya rasa sakit. Selanjutnya, juga bisa meningkatkan suatu aliran darah menuju ke perut serta mampu merangsang produksi cairan pencernaan.

Pemimpin dari studi ini, sementara tengah mengevaluasi hasil dari efektivitas cabai dan juga aspirin dalam rangka mengencerkan darah yang ada.

Penelitian yang selanjutnya, akan mengetahui dan menyelidiki secara lebih lanjut jumlah cabai yang harus dibutuhkan oleh tubuh guna memberikan dampak yang sama seperti halnya dosis aspirin yang standar pada suatu trombosis dan juga adanya penyakit kardiovaskular, yang nantinya akan dilanjutkan dengan studi dari intervensi makanan.

Pada umumnya, aspirin itu sendiri digunakan untuk bisa menghambat laju dari agregasi platelet (yang berhubungan dengan trombosis), yang sangat disayangkan mempunyai efek buruk seperti bisa menyebabkan terjadinya pendarahan pada perut.

Peneliti mengatakan jika nantinya, suatu saat nanti, cabai bisa menggantikan aspirin, atau malah juga bisa mengkombinasikan dengan aspirin, sebagai salah satu obat untuk mengobati penyakit berbahaya, kardiovaskular.

Jangan lupa ketahui juga 5 Tips & Trik Ampuh Menghilangkan Rasa Pedas di Mulut.

3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *