VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Apakah Link Pada Situs Bisa Merusak Peringkat?

Banyak perdebatan tentang bagaimana link, baik inbound dan outbound yang mana dapat mempengaruhi peringkat hasil pencarian situs Anda. Berapa banyak link dari sebuah situs berkualitas buruk membantu situs saya? Bagaimana dengan link no-follow, apakah tidak membantu sama sekali? Seiring search engine menyesuaikan algoritma mereka, pengaruh variabel hubungan seperti profil, kuantitas dan kualitas berubah setiap saat. Maka untuk jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini bisa menentukan keberhasilan atau kegagalan dari situs Anda.

Menurut Matt Cutts, juru bicara Google’s Web Spam team, ‘Link Nofollow Pada Situs Anda Tidak Akan Merusak Peringkat Anda (Biasanya)’.

Cutts menjelaskan jika Anda spamming ribuan situs dengan komentar yang mengarah ke situs Anda sendiri jelas BISA menyulitkan Anda, maka berhati-hatilah untuk praktek yang satu ini jika tim webspam menemukan hal tersebut maka bersiap-siap akan memutuskan untuk mengambil tindakan terhadap situs Anda.

Apakah ini artinya Anda harus melalui semuanya dari link keluar untuk situs Anda dan membuat mereka nofollow, hanya untuk mencari aman? Tidak.

Nicole Kohler mengatakan lewat postingannya di Moz baru-baru ini bahwa Anda harus memotivasi pengunjung atau audience untuk mengklik link Anda. (bahkan jika itu nofollow, karena tidak masalah bagi pembaca). Ini berarti menguji headline, mencoba tweet yang berbeda atau langsung bilang, “Dengar, jika Anda mengklik ini, hal yang keren akan terjadi”. Misalnya, Menurut blog Buffer satu tweet mendapatkan posting blog 100% lebih banyak klik dari yang lain, karena mereka mengubah bahasa di sekitar link.

Google Menghapus Batasan 100 link 

Google pernah memiliki pedoman di tempat di mana Googlebot tidak akan mengindeks halaman jika terdeteksi lebih dari 100 link. Dalam video dijelaskan bahwa web telah berkembang, halaman semakin besar dengan media yang lebih kaya dan konten yang lebih baik, yang telah mengarahkan lebih banyak link.

Karena perubahan ini, Google telah menghilangkan pedoman batas 100 link per halaman. Namun masih memperingatkan pemilik situs web untuk menjaga jumlah link yang wajar dan pastikan semua relevan bagi pengguna. Juga dikatakan bahwa jika pun halaman memiliki 100 link di halaman, seharusnya dalam bentuk yang panjang dan mengandung konten yang besar dan sesuai.

Jika Anda memiliki terlalu banyak link yang terlihat seperti spam, maka Google dapat memberikan hukuman terhadap situs Anda.

Jadi jawaban untuk “Berapa banyak link yang dapat saya dimasukkan ke dalam satu artikel?” Hal ini tidak terlalu penting, asalkan konten yang baik dan halamannya memiliki konten yang baik dengan mengandung keyword yang dibidik natural di sepanjang artikel.

Cara Lain untuk Outbound Links Yang Bisa Merusak

Terlalu banyak link keluar dapat menurunkan minat pengunjung untuk membaca. Jika postingan Anda berisi konten dengan teks yang digarisbawahi karena link, maka isi konten halaman bisa tampil terlalu ramai dan membuat pembaca tidak ingin membacanya lalu pergi meninggalkan begitu saja.

Jaga link Anda agar tetap relevan dan menempatkan diri pada posisi pengguna Anda. Seperti berikut ini Anda bisa tanyakan kepada diri Anda pertanyaan berikut:

  • Apakah link ini membantu saya sebagai pembaca/visitor?
  • Apakah link ini menambahkan klarifikasi, tujuan atau konteks untuk tulisan saya
  • Apakah link ini duplikat dari link lain dalam artikel/post ini? (Jika demikian, konsolidasikan)
  • Apakah saya memiliki sumber daya internal atau halaman yang saya bisa untuk dijadikan link?

Satu tambahan lagi. Ketika menghubungkan ke sebuah situs, Anda mengatakan semua pembaca bahwa Anda menjamin situs tersebut dan kontennya bagus dan memiliki kegunaan untuk para pengunjung Anda. Jika Anda pernah link ke situs yang tidak jelas, kredibilitas Anda akan dipertaruhkan di link tersebut. Meski jika itu no follow, Anda harus katakan kepada pembaca bahwa Anda menjamin situs tersebut.

Juga, Anda harus selalu kembali mengunjungi dan memeriksa link lama setiap saat. Anda mungkin menghubungkan ke situs yang dulunya memiliki reputasi baik tapi belum tentu sekarang masih sama. Seperti banyak yang memiliki kasus dimana di masa lalu di mana saya menghubungkan ke situs tipe Wikipedia ternyata sekarang sudah menjadi situs *dewasa*. Ouch! Meskipun saya cukup yakin ini tidak akan mengganggu Anda di SERPs, karena Google memahami hal ini, tapi hal ini tentu akan menyakiti/membuat situs Anda jelek dimata pembaca yang mengikuti link tersebut yang mana tidak sesuai dengan konten atau isi dari situs yang Anda rekomendasikan.

Bagaimana peringkat konten di SERPs jika benar-benar tidak ada link di dalamnya?

Google memberi peringkat halaman berdasarkan kontennya. Jika tidak memiliki link yang menunjuk ke sana, masih dapat peringkat. Konten harus bertopik, tentang apa pun situs ini dan cocok dengan kualitas situsnya.

Tujuan setiap posting adalah untuk menjadikannya relevan bagi pengguna/pengunjungnya. Saya pribadi tidak akan repot-repot membuang waktu dan energi memasang posting jika tidak unik atau benar-benar membantu pengguna. Menulis konten demi kebaikan konten itu sendiri. Jika Anda menempatkan banyak energi ke dalam sebuah tulisan, Anda harus bersedia untuk menempatkan energi yang sama dalam mempromosikan posting dan pastikan terlihat oleh siapa saja yang perlu melihatnya.

Mendapatkan link dari sumber yang dapat dipercaya. Buktikan kepada mereka betapa mengagumkan konten Anda dan mereka akan memberikan link ke Anda misalnya dengan share ke berbagai media sosial mereka, atau bahkan degan sukarela menaruh link web Anda di blog atau web mereka karena tulisan atau web Anda sangat membantu.

Bagaimana masa depan link?

Jika saya bisa meringkas ini dalam satu kata, itu adalah relevansi. Relevansi kepada pembaca, relevansi dengan konten, relevansi ke situs Anda. Semuanya harus relevan dengan apa yang Anda lakukan. Jika tidak relevan, jangan melakukan link apapun ke sana.

Pastikan link Anda sedang membangun dan memberikan kepada orang lain yang relevan dengan situs Anda. Hal ini bisa menentukan apakah situs Anda berperingkat atau tidak.

Sumber:http://uptopromo.co.id/blog/apakah-link-pada-situs-bisa-merusak-peringkat/

Jangan lupa simak juga Tips Menjaga Video Marketing Anda Ramah SEO.

18 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *