VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

Apakah Anak Pendek Karena Faktor Keturunan? Bukan! Ini Ulasannya

Perlu anda ketahui, masyarakat Indonesia ini bisa dikatakan cenderung memiliki tinggi badan yang pendek, dibandingkan dengan masyarakat dari ras yang lain, terutama ras benua Eropa.

Sebagian besar saat ini, anak-anak di Indonesia, memiliki tinggi badan yang cukup pendek, dan tidak dipungkiri juga jika ada anak yang masih memiliki tinggi badan yang lebih tinggi.

Baca juga Jika Jarang Olahraga Anda Harus Siap-siap Menerima Resiko Ini.

anak-pendek

Pakar kesehatan yang berasal dari MCA-Indonesia mengatakan jika sekitar 1/3 dari total balita yang ada di Indonesia, atau sekitar sebanyak 9 juta anak mengalami salah satu masalah medis ini. Nah, lalu, apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi?

Tidak sedikit masyarakat yang mengungkapkan dalam benaknya jika yang menjadi masalahnya adalah akibat dari faktor keturunan, yang mana tubuh dari orang tuanya juga pendek, sehingga mempengaruhi anaknya yang juga ikut-ikutan pendek.

Bahkan jika memang kenyataannya seperti itu, bisa langsung ditebas, karena tidak sedikit anak yang jauh lebih tinggi mengungguli kedua orang tuanya. Nah, pernyataan itu kurang tepat, jika mengaitkan dengan faktor keturunan.

Yang menjadi masalahnya, adalah gizi dari anak tersebut, yang terjadi di 1000 hari pertamanya.

Masalah ini juga dikaitkan dengan lebih rendahnya kecerdasan yang mereka miliki dan tentu lebih rentan terkena penyakit obesitas, diabetes, hingga penyakit serangan jantung yang sangat berbahaya.

Tidak hanya itu saja, para Ibu yang tidak mau memberikan Air Susu Ibu (ASI) di awal kehidupan sang bayi, ini yang menjadi faktor fatal yang membuat si anak kekurangan gizi, dan akhirnya, mereka sulit untuk bisa tumbuh tinggi.

Disarankan kepada orang tua agar memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi yang lahir, setidaknya sekitar 6 (enam) bulan, dan dilanjutkan dengan memberikan makanan pendamping dari ASI, yang sangat kaya akan nutrisi dan memiliki gizi yang seimbang.

Jika hal tersebut tercukupi, maka anak tidak akan kekurangan gizi, dan anak nantinya tidak akan pendek, dan bisa lebih tinggi dibandingkan dengan teman-teman sebayanya.

Tetap berikan anak makanan yang sehat, sehingga kebutuhan nutrisi dan vitaminnya terpenuhi, dan nantinya kelak akan menjadi anak yang cerdas. Jangan lupa simak juga Minum Kopi Secara Rutin Ternyata Mampu Mencegah Depresi Pada Manusia!

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.