VPS Hosting MurahWebsite Ini Dalam Perlindungan Allah SWT

3 Kata-kata Yang Harus Dihindari Dalam Menulis Artikel Blog

Halo juragan… Kita menulis artikel tujuannya adalah untuk dibaca oleh para pengunjung blog, bukan untuk kita baca sendiri. Oleh karena itu kita harus menggunakan bahasa yang tepat dan menghindari kata-kata yang kurang tepat agar lebih nyaman di hati para pembaca blog kita. Karena hal ini terkait etika atau sopan santun dalam tata krama menulis.

Berikut ini beberapa kata-kata yang sebaiknya jangan kita tulis di blog. Tips ini saya tulis karena saya sering menjumpai penulisan-penulisan yang menurut saya kurang pas, seperti yang sering saya jumpai di blog-blog yang pernah saya baca di internet.

www.videotesty.pl 

Hindari menulis kata-kata dibawah ini:

1. Hindari menulis “blog saya”

Semua orang tahu bahwa itu blog anda. Namun, sebaiknya tulisan “blog saya” gantilah dengan “blog ini” atau “blog kita”. Sehingga pembaca ikut merasa memiliki blog anda tersebut dan merasa sangat dipersilakan kehadirannya di blog anda.

Pembaca merasa dianggap sebagai bagian dari pemilik blog. Hal ini akan membuat para pembaca bersimpati dengan blog kita karena adminnya memiliki sifat “berbagi” dan menjunjung tinggi terhadap kehadiran pembaca. Berarti admin seperti ini tidak memiliki sifat ke-aku-an yang dalam islam disebut nafsu ananiyah.

Apakah menulis “Blog saya” tidak boleh?

Bukannya tidak boleh, namun sebaiknya kita hindari dan kita gantikan dengan kata-kata lain yang membuat pembaca ikut merasa memiliki blog kita.

2. Kurangi menulis “Anda”

Artikel merupakan suatu bentuk pembicaraan antara penulis dan pembaca melalui medium bahasa tulis, maka tidak aneh lagi jika si penulis sering menyebut pembaca dengan sebutan “anda”. Namun, alangkah baiknya jika tulisan “anda” itu diganti dengan “kita”.

Hal ini merupakan cara penyampaian informasi yang paling baik dan sopan terhadap pembaca sehingga kita tidak akan terkesan menggurui pembaca. Karena dengan menggunakan sebutan “kita” maka antara pembaca dan penulis memiliki kedudukan yang sama, sehingga artikel yang kita tulis akan menjadi sebuah ajakan kepada pembaca, bukannya mengajari pembaca. Ingat, kita belum tentu lebih pintar dari pembaca.

Apakah menulis “anda” tidak boleh?

Boleh, namun jangan terlalu banyak. Sesekali sebutan “anda” gantilah dengan “kita”. Dengan menambahkan beberapa sebutan “kita” dalam sebuah artikel, maka tulisan kita tidak terkesan menggurui tetapi lebih merupakan sebagai ajakan untuk belajar bersama dan saling berbagi.

3. Hindari kata “menjelaskan”

Misalnya: “Saya akan menjelaskan tentang cara menulis artikel yang baik”. Sebaiknya kata-kata “menjelaskan” itu kita ganti dengan kata “berbagi”. Sehingga kalimatnya juga harus kita rubah seperti ini, “Saya ingin berbagi tentang cara menulis artikel yang baik”.

Kata-kata “berbagi” akan terkesan lebih etis dibaca oleh pengguna daripada “menjelaskan”. Mengapa? Karena kata-kata “berbagi” merupakan sebuah penyampaian ajakan belajar, bukannya menggurui atau mengajari.

Apakah tulisan “menjelaskan” harus disingkirkan?
Tidak. Namun tempatkan pada kalimat yang semestinya agar lebih pantas dan tidak terkesan menggurui pembaca.

( ? ) Mengapa 3 kata-kata diatas perlu dihindari?

Karena pembaca blog kita berasal dari semua kalangan. Mulai dari pembaca usia tua maupun usia muda, mulai dari kalangan awam hingga kalangan elit, mulai dari pembaca berpendidikan rendah hingga pembaca berpendidikan tinggi, mulai dari orang pemula hingga orang pintar, mereka semuanya memiliki respon berbeda-beda terhadap apa yang kita sampaikan di blog.

Jika kita bisa menghindari penulisan yang kurang pantas dan menggantinya dengan kata-kata yang lebih sopan, maka pembaca dari semua kalangan tersebut akan bisa menerima tulisan kita dan bisa menikmati membaca dengan senang hati.

* Ini saja yang bisa saya bagikan kepada para pembaca tentang 3 kata-kata yang sebaiknya kita hindari dalam menulis artikel di blog. Karena hal ini sangat erat kaitannya dengan etika sopan-santun alias tata krama antara pembaca dan penulis. Semoga bermanfaat. Jangan lupa baca juga 3 Hal Utama Yang Harus DiMiliki Oleh Penulis Artikel.

36 Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *